Rekomendasi Wisata Banten: Menelusuri Sejarah Jalur Perdagangan Kuno Melalui Kali Cibanten

Kamis, 05 Februari 2026 | 09:59:15 WIB
Rekomendasi Wisata Banten: Menelusuri Sejarah Jalur Perdagangan Kuno Melalui Kali Cibanten

JAKARTA - Bagi Anda yang mencari pengalaman berlibur yang berbeda, Kali Cibanten kini hadir sebagai salah satu rekomendasi wisata unggulan di Provinsi Banten.

Destinasi ini menawarkan perpaduan unik antara rekreasi air yang seru dengan edukasi mendalam mengenai sejarah sungai yang pernah menjadi urat nadi perdagangan zaman lampau.

Kepala Dinas Pariwisata Banten, Eli Susianty, menyebutkan bahwa Wisata Air Kali Cibanten adalah inovasi destinasi yang berbasis pada edukasi lingkungan, pelestarian sejarah, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

Daya Tarik Utama Kali Cibanten

Wisatawan tidak hanya diajak bersenang-senang, tetapi juga terlibat dalam berbagai aktivitas bermakna:

Edukasi Jalur Perdagangan Kuno: Kali Cibanten merupakan sungai kuno yang memegang peranan vital dalam distribusi barang pada masa kejayaan Banten. Pengunjung dapat belajar mengenai fungsi strategis sungai ini di masa lalu.

Arung Jeram dan Susur Sungai: Menawarkan segmen petualangan yang memacu adrenalin sambil menikmati suasana alam dari Kabupaten Serang hingga Kota Serang.

Edukasi Lingkungan: Fokus pada pengenalan sampah dan cara pengelolaannya. Wisatawan diajarkan untuk lebih peduli terhadap ekosistem sungai agar tetap bersih dan lestari.

Informasi Harga dan Akses

Saat ini, akses ke Wisata Air Kali Cibanten masih bersifat terbatas untuk menjaga kualitas pengalaman edukasi.

Tarif Masuk: Rp 100.000 per orang.

Catatan Biaya: Menurut Lulu Jamaludin, Ketua Komunitas Peduli Sungai Banten, tarif tersebut saat ini dialokasikan murni untuk menutup biaya operasional dan personal tim lapangan, bukan untuk komersialisasi penuh.

Lokasi Pengembangan

Jalur wisata ini terus dikembangkan secara bertahap, mencakup area yang melintasi wilayah administrasi Kabupaten Serang hingga Kota Serang, sehingga menawarkan pemandangan yang bervariasi sepanjang rute susur sungai.

Terkini