JAKARTA - Musim hujan di Jogja tidak menghalangi para wisatawan untuk tetap mengeksplor kota. Banyak destinasi indoor yang seru, edukatif, dan nyaman dikunjungi tanpa khawatir basah kuyup.
Bahkan keluarga dan anak-anak tetap bisa bermain dan belajar sambil menikmati suasana kota. Museum, keraton, hingga tempat edukatif menawarkan pengalaman yang tak kalah seru dibanding wisata outdoor.
Keraton Yogyakarta: Menyusuri Sejarah dan Arsitektur Jawa yang Megah
Liburan ke Jogja belum lengkap tanpa mengunjungi Keraton Yogyakarta. Istana resmi Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat ini memamerkan sejarah panjang, arsitektur khas Jawa, dan spot foto menarik.
Alamat: Jalan Rotowijayan Blok Nomor 1, Panembahan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta.
Jam operasional: Setiap hari pukul 08.30-14.00 WIB, Jumat hanya sampai pukul 12.00 WIB.
Taman Pintar: Edukasi Interaktif untuk Anak-anak dan Keluarga
Taman Pintar menjadi pilihan tepat jika ingin liburan edukatif saat hujan. Wahana indoor seperti planetarium dan gedung oval membuat anak-anak belajar sambil bermain dengan aman.
Selain itu, terdapat kantin untuk membeli makanan ringan. Pengunjung bisa bermain, belajar, sekaligus jajan tanpa harus pindah lokasi.
Alamat: Jalan Panembahan Senopati Nomor 1-3, Ngupasan, Kapanewon Gondomanan, Kota Yogyakarta.
Jam operasional: Setiap hari pukul 08.30-16.00 WIB.
Taman Sari: Menyusuri Taman dan Pemandian Bersejarah Keraton
Taman Sari merupakan situs bekas pemandian Keraton Yogyakarta. Tiket masuk terjangkau, Rp5 ribu untuk wisatawan lokal dan Rp15 ribu untuk wisatawan asing, cocok untuk liburan hemat.
Beberapa area terbuka memiliki pohon rindang untuk berteduh saat hujan. Untuk pengalaman lebih mendalam, sewa tour guide untuk memahami sejarah taman dan kisah para raja.
Alamat: Patehan, Kapanewon Kraton, Kota Yogyakarta.
Jam operasional: Setiap hari pukul 09.00-15.00 WIB.
Museum Affandi: Menikmati Karya Seni Maestro Lukis Indonesia
Museum Affandi memamerkan sekitar 300 karya seni sang maestro lukis Affandi. Bangunan museum yang unik menyerupai pelepah pisang juga menambah daya tarik wisata.
Selain lukisan, terdapat sepeda dan mobil tua milik Affandi. Tiket masuk Rp25 ribu untuk wisatawan lokal dan Rp50 ribu untuk wisatawan asing, sebanding dengan pengalaman seni yang didapat.
Alamat: Jalan Laksda Adisucipto Nomor 167, Papringan, Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman.
Jam operasional: Senin-Sabtu pukul 09.00-16.00 WIB.
Museum TNI AD: Koleksi Militer yang Lengkap dan Edukatif
Museum Pusat TNI AD Dharma Wiratama menampilkan berbagai koleksi militer. Pengunjung bisa melihat meriam, tank, seragam TNI, dan weapon box asli yang digunakan tentara.
Jumlah koleksi mencapai sekitar 900 benda. Museum ini membuka wawasan tentang sejarah dan strategi Angkatan Darat Indonesia.
Alamat: Jalan Jenderal Sudirman Nomor 75, Terban, Kapanewon Gondokusuman, Kota Yogyakarta.
Jam operasional: Selasa-Minggu pukul 08.00-15.00 WIB.
Benteng Vredeburg: Belajar Sejarah Perjuangan Indonesia
Benteng Vredeburg berlokasi tak jauh dari Malioboro, menampilkan sejarah perjuangan bangsa. Koleksi diorama, maket, dan miniatur mempermudah pengunjung memahami peristiwa sejarah.
Tiket masuk sangat terjangkau, mulai dari Rp2 ribu untuk anak-anak hingga Rp10 ribu untuk wisatawan mancanegara. Tempat ini cocok untuk wisata edukatif sekaligus berfoto.
Alamat: Jalan Margo Mulyo Nomor 6, Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta.
Jam operasional: Selasa-Minggu pukul 08.00-15.00 WIB.
Diorama Arsip Jogja: Sejarah DIY dengan Teknologi Interaktif
Diorama Arsip Jogja menghadirkan sejarah DIY secara interaktif. Teknologi fox screen mempermudah pengunjung memahami sejarah Panembahan Senopati hingga keistimewaan DIY.
Tiket masuk Rp30 ribu untuk umum, Rp20 ribu untuk pelajar dan mahasiswa. Pengunjung wajib mendaftar melalui situs resmi untuk mendapatkan jadwal kunjungan.
Alamat: Belakang Gedung Depo Arsip DPAD DIY, Jalan Wonocatur, Wonocatur, Banguntapan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul.
Jam operasional: Selasa-Minggu pukul 09.00-16.00 WIB.
Museum Ullen Sentalu: Menyerap Sejarah dan Budaya Keraton di Kaliurang
Museum Ullen Sentalu terletak di kawasan Kaliurang dengan udara sejuk dan pepohonan rindang. Museum ini memamerkan batik, ruang gamelan, serta sejarah Keraton Solo dan Yogyakarta.
Terdapat dua jenis tur, Adiluhung Mataram Rp50 ribu dan Vorstenlanden Rp100 ribu per orang. Kunjungan ini memberikan pengalaman edukatif sekaligus menikmati alam sekitar.
Alamat: Jalan Boyong KM 25, Kaliurang, Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman.
Jam operasional: Selasa-Minggu pukul 08.30-16.00 WIB.
Museum Chocolate Monggo: Wisata Cokelat yang Edukatif dan Menyenangkan
Museum Chocolate Monggo menghadirkan sejarah cokelat dan proses pembuatannya. Pengunjung bisa belajar sambil mencicipi cokelat dan gelato aneka rasa.
Tiket masuk Rp15 ribu per orang, cocok untuk wisata keluarga atau pecinta cokelat. Museum ini memberikan pengalaman interaktif yang manis dan edukatif sekaligus.
Alamat: Jalan Tugu Gentong RT 03, Sribitan, Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul.
Jam operasional: Setiap hari pukul 10.00-18.00 WIB.
Kesimpulan: Liburan Seru Meski Musim Hujan di Jogja
Musim hujan bukan alasan untuk berhenti jalan-jalan di Jogja. Destinasi indoor seperti museum, keraton, dan tempat edukatif tetap seru dan nyaman dikunjungi.
Keluarga, pasangan, maupun wisatawan solo bisa tetap menikmati pengalaman liburan menarik. Dengan perencanaan yang tepat, Jogja tetap memanjakan wisatawan meski cuaca sedang mendung.