JAKARTA - Netflix kembali menghadirkan tontonan yang memacu adrenalin melalui film berjudul "Dia Bukan Ibu".
Mengusung tema horor psikologis yang dibalut dengan unsur supranatural, film ini menjanjikan pengalaman menonton yang tidak hanya menakutkan secara visual, tetapi juga mengusik batin. Ceritanya berfokus pada dinamika keluarga yang berubah menjadi mimpi buruk saat sosok yang seharusnya menjadi pelindung justru menjadi sumber teror paling mengerikan.
Berikut adalah gambaran alur cerita dan alasan mengapa film ini wajib masuk dalam daftar tontonan malam Anda:
Alur Cerita: Ketika Sosok Ibu Tak Lagi Dikenali
Kisah bermula ketika seorang ibu kembali ke rumah setelah menjalani prosedur medis atau sebuah peristiwa misterius. Awalnya, kepulangannya disambut hangat oleh anak-anaknya. Namun, keceriaan itu perlahan sirna saat anak-anak tersebut menyadari adanya perubahan drastis pada perilaku dan sifat sang ibu.
Wajah yang tertutup perban atau tatapan mata yang kosong menjadi awal dari kecurigaan mereka. Sang ibu yang dahulu penuh kasih kini berubah menjadi sosok yang dingin, asing, dan menunjukkan gelagat yang mengancam nyawa. Pertanyaan besar pun muncul di benak anak-anaknya: Apakah wanita itu benar-benar ibu mereka, atau sesuatu yang lain telah mengambil alih tubuhnya?
Teror Psikologis Dan Ketegangan Yang Intens
Film ini tidak hanya mengandalkan jump scare, tetapi juga membangun suasana mencekam lewat atmosfer rumah yang terisolasi. Penonton akan diajak merasakan paranoia yang dialami oleh sang anak dalam mencari kebenaran. Setiap sudut rumah menjadi saksi bisu dari aksi-aksi janggal sang ibu yang semakin hari semakin tidak masuk akal.
Tema Inti: Pudarnya Kepercayaan Di Dalam Rumah
"Dia Bukan Ibu" mengeksplorasi ketakutan terdalam manusia tentang hilangnya rasa aman di tempat yang paling privat, yaitu rumah sendiri. Konflik antara kasih sayang seorang anak dan insting bertahan hidup menjadi motor penggerak cerita yang emosional sekaligus mengerikan.