BMKG Menyatakan Gempabumi Tektonik M6,4 di Pacitan, Jawa Timur: Tidak Berpotensi Tsunami

Jumat, 06 Februari 2026 | 11:03:25 WIB
BMKG Menyatakan Gempabumi Tektonik M6,4 di Pacitan, Jawa Timur: Tidak Berpotensi Tsunami

JAKARTA - Pada hari Jumat dini hari, 6 Februari 2026, wilayah selatan Jawa Timur diguncang oleh gempa bumi tektonik yang cukup kuat.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa ini memiliki parameter awal dengan magnitudo M6,4. Pusat gempa (episenter) terletak pada koordinat di laut, sekitar arah Tenggara Pacitan, dengan kedalaman yang dikategorikan sebagai gempa menengah.

Parameter Gempa dan Mekanisme Sumber

Waktu Kejadian: Pukul 01:06 WIB.

Lokasi: Lepas pantai Pacitan, Jawa Timur.

Kedalaman: Kedalaman menengah (sekitar 70–80 km).

Mekanisme: Berdasarkan analisis sensor seismik, gempa ini dipicu oleh aktivitas deformasi batuan di zona subduksi (lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah lempeng Eurasia). Gempa ini memiliki mekanisme pergerakan geser-naik (oblique thrust fault).

Dampak Guncangan (Skala MMI)

Guncangan gempa dirasakan di berbagai wilayah dengan intensitas yang beragam:

Pacitan & Wonogiri: Dirasakan pada skala IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah, beberapa orang luar rumah, gerabah pecah, jendela/pintu berderik).

Yogyakarta, Solo, & Kediri: Dirasakan pada skala III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).

Surabaya & Semarang: Dirasakan pada skala II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Analisis Potensi Tsunami

Berdasarkan hasil pemodelan numerik, BMKG menyatakan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI. Hal ini dikarenakan magnitudo dan kedalaman sumber gempa tidak cukup kuat untuk menyebabkan deformasi vertikal dasar laut yang luas yang dapat memicu gelombang tsunami.

Kondisi Pascagempa (Gempa Susulan)

Hingga beberapa jam setelah kejadian, BMKG mencatat adanya beberapa aktivitas gempa bumi susulan (aftershocks) dengan magnitudo yang jauh lebih kecil. Tren kekuatan gempa susulan terpantau terus menurun dan tidak membahayakan struktur bangunan yang sudah standar.

Terkini