JAKARTA - Pameran kerajinan tangan internasional, INACRAFT 2026, resmi dibuka dengan catatan prestasi yang luar biasa bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Di bawah naungan PT Pertamina (Persero), sejumlah UMKM binaan dilaporkan berhasil membukukan total transaksi penjualan sebesar Rp1,9 miliar hanya sesaat setelah pameran dibuka untuk publik.
Pencapaian ini tidak hanya menunjukkan kualitas produk lokal yang mampu bersaing, tetapi juga membuktikan efektifitas program pendampingan Pertamina dalam mendorong UMKM naik kelas ke pasar global.
Magnet Produk Lokal di Mata Pengunjung
Produk-produk yang ditawarkan oleh UMKM Pertamina di INACRAFT 2026 mencakup berbagai kategori unggulan, seperti:
Fesyen & Wastrabatik: Kain tradisional dengan pewarna alami yang sangat diminati karena mengusung prinsip keberlanjutan.
Kerajinan Tangan (Handicraft): Dekorasi rumah unik dari bahan daur ulang yang menarik perhatian kolektor internasional.
Perhiasan: Aksesori dengan sentuhan etnik modern yang memiliki nilai seni tinggi.
Strategi Pendampingan "Go Global"
Pencapaian penjualan miliaran rupiah di hari pertama merupakan hasil dari persiapan matang. Pertamina menerapkan standar kurasi yang ketat bagi mitra binaannya untuk memastikan:
Kualitas Ekspor: Produk memiliki standar yang sesuai dengan preferensi pasar mancanegara.
Kesiapan Transaksi: UMKM dibekali dengan kemudahan pembayaran digital untuk mempercepat proses transaksi di lokasi pameran.
Narasi Produk: Setiap produk memiliki cerita unik (storytelling) yang menambah nilai jual di mata pembeli.
Mendukung Keberlanjutan (ESG)
Sesuai dengan semangat ESG (Environmental, Social, and Governance), Pertamina memberikan ruang lebih bagi UMKM yang menggunakan bahan baku ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan tren pasar dunia yang kini lebih memilih produk-produk yang minim dampak negatif terhadap lingkungan.
Optimisme Hingga Akhir Pameran
Melihat antusiasme pengunjung dan nilai transaksi yang fantastis di hari pembukaan, Pertamina optimis bahwa target penjualan tahun ini akan melampaui capaian tahun-tahun sebelumnya. INACRAFT 2026 diharapkan menjadi pintu gerbang bagi lebih banyak UMKM Indonesia untuk menembus kontrak jangka panjang dengan pembeli besar dari luar negeri.