Wajah Baru Jalanan Indonesia: Mobil Listrik Semakin Dominan Di Tahun 2026

Jumat, 06 Februari 2026 | 11:03:37 WIB
Wajah Baru Jalanan Indonesia: Mobil Listrik Semakin Dominan Di Tahun 2026

JAKARTA - Pasar kendaraan listrik di Indonesia kini telah memasuki babak baru. Jika beberapa tahun lalu mobil listrik dianggap sebagai barang mewah yang eksklusif, kini pemandangan mobil berplat nomor dengan garis biru sudah menjadi hal lumrah di kota-kota besar.

Dukungan regulasi pemerintah yang konsisten, ditambah dengan semakin banyaknya merek global yang membangun pabrik perakitan lokal, membuat harga mobil listrik kian kompetitif dan pilihan model kian beragam.

Berikut adalah poin-poin penting yang membentuk tren mobil listrik saat ini:

Perang Harga Dan Munculnya Segmen "Affordable EV"

Tahun 2026 menjadi titik balik di mana harga mobil listrik mulai berbenturan langsung dengan mobil bermesin bensin (ICE).

Kehadiran Merek Tiongkok: Brand seperti BYD, Wuling, dan MG terus menekan harga dengan menghadirkan model compact yang dibanderol mulai dari Rp200 jutaan hingga Rp300 jutaan.

Respons Brand Jepang & Korea: Raksasa otomotif seperti Hyundai dan Toyota mulai memperkenalkan varian dengan baterai yang lebih efisien untuk menjaga daya saing di pasar menengah.

Ekosistem Pengisian Daya Yang Kian Masif

Kecemasan akan jarak tempuh (range anxiety) perlahan mulai terkikis.

SPKLU Fast Charging: Ribuan titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) kini tersedia tidak hanya di pusat perbelanjaan, tetapi juga di rest area jalan tol lintas Jawa dan Sumatera.

Charging di Rumah: Sebagian besar pabrikan kini menyertakan layanan instalasi wall-box charger secara gratis, memungkinkan pengguna mengisi daya layaknya mengisi baterai ponsel saat malam hari.

Teknologi Baterai Dan Jarak Tempuh

Inovasi pada kepadatan energi baterai membuat mobil listrik rilisan terbaru memiliki daya jelajah yang lebih jauh. Rata-rata mobil listrik kelas menengah kini mampu menempuh jarak 350 km hingga 500 km dalam sekali pengisian penuh, cukup untuk perjalanan antar kota tanpa perlu sering berhenti.

Insentif Pemerintah Yang Menggiurkan

Pemerintah terus memperpanjang berbagai insentif untuk mendorong adopsi EV, antara lain:

PPN DTP: Potongan pajak pertambahan nilai yang membuat harga jual jauh lebih murah.

Bebas Ganjil Genap: Hak istimewa untuk melintas di jalur ganjil genap Jakarta setiap hari.

Pajak Kendaraan Murah: Pajak tahunan (PKB) yang jauh lebih rendah dibandingkan mobil bensin dengan performa setara.

Terkini