Simulasi KUR BSI 2026 Syariah, Angsuran Rp1 Juta hingga Rp500 Juta Tanpa Riba

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:54:27 WIB
Simulasi KUR BSI 2026 Syariah, Angsuran Rp1 Juta hingga Rp500 Juta Tanpa Riba

JAKARTA - Bagi pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usaha tanpa khawatir beban bunga, pembiayaan berbasis syariah masih menjadi pilihan utama. Salah satu program yang konsisten diminati adalah Kredit Usaha Rakyat dari Bank Syariah Indonesia.

KUR BSI dikenal luas karena menerapkan prinsip syariah yang bebas riba dan lebih menenangkan bagi pelaku usaha. Skema ini dinilai sejalan dengan kebutuhan UMKM yang mengutamakan keberlanjutan usaha jangka panjang.

Memasuki tahun 2026, minat terhadap KUR BSI tetap terjaga meski kondisi ekonomi terus bergerak dinamis. Pelaku usaha melihat pembiayaan ini sebagai solusi modal yang relatif aman dan terukur.

Margin pembiayaan yang ringan menjadi salah satu alasan utama tingginya ketertarikan. Selain itu, pilihan tenor cicilan yang fleksibel memberi ruang pengelolaan keuangan yang lebih sehat.

KUR BSI dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan usaha produktif. Mulai dari penambahan modal kerja hingga investasi usaha dilakukan secara bertahap.

Pada 2026, BSI menyediakan plafon pembiayaan yang cukup luas. Nominal pembiayaan dimulai dari Rp1 juta hingga mencapai Rp500 juta sesuai jenis KUR.

Pilihan tenor juga bervariasi, yakni 12 bulan, 24 bulan, 36 bulan, hingga 48 bulan. Penyesuaian tenor ini bergantung pada skema pembiayaan yang dipilih debitur.

Dengan variasi tersebut, pelaku UMKM dapat menyesuaikan pinjaman dengan skala dan kemampuan usaha. Perencanaan yang matang menjadi kunci agar pembiayaan berjalan optimal.

Karakteristik KUR BSI dan Prinsip Pembiayaan Syariah

KUR BSI dirancang menggunakan prinsip syariah yang menghindari unsur riba. Skema ini menitikberatkan pada keadilan dan transparansi antara bank dan nasabah.

Dalam pembiayaan syariah, besaran cicilan disepakati sejak awal akad. Hal ini memberi kepastian bagi pelaku usaha dalam mengatur arus kas bulanan.

Tidak adanya bunga membuat cicilan terasa lebih stabil. Debitur tidak dibebani fluktuasi kewajiban selama masa pembiayaan berjalan.

Margin yang diterapkan tergolong ringan dibandingkan kredit konvensional. Faktor ini menjadikan KUR BSI relevan bagi UMKM dengan perputaran modal terbatas.

Selain itu, akad yang digunakan disesuaikan dengan kebutuhan pembiayaan. Penyesuaian ini membantu memastikan dana digunakan secara produktif.

KUR BSI juga mendorong kedisiplinan pengelolaan keuangan. Debitur diharapkan mampu menjaga komitmen pembayaran sesuai kesepakatan awal.

Dengan pendekatan tersebut, pembiayaan tidak hanya berfungsi sebagai sumber dana. KUR BSI juga menjadi sarana pendampingan pertumbuhan usaha.

Rincian Simulasi Angsuran KUR Super Mikro BSI 2026

KUR Super Mikro BSI ditujukan bagi pelaku usaha pemula dengan kebutuhan modal kecil. Skema ini cocok bagi usaha yang baru berkembang secara bertahap.

Plafon pembiayaan KUR Super Mikro dimulai dari Rp1 juta hingga Rp10 juta. Tenor yang tersedia umumnya 12 bulan, 24 bulan, dan 36 bulan.

Berikut gambaran simulasi angsuran KUR Super Mikro BSI 2026. Angka ini digunakan sebagai estimasi awal perencanaan cicilan.

Plafon12 Bulan24 Bulan36 Bulan
Rp1.000.000Rp85.000Rp43.333Rp29.444
Rp2.000.000Rp170.000Rp86.666Rp58.888
Rp3.000.000Rp255.000Rp129.999Rp88.332
Rp5.000.000Rp425.000Rp216.667Rp147.220
Rp10.000.000Rp850.000Rp433.334Rp294.440

Untuk plafon Rp1 juta, cicilan 12 bulan berada di kisaran Rp85 ribu per bulan. Jika memilih tenor 36 bulan, cicilan turun menjadi sekitar Rp29 ribu.

Pada plafon Rp5 juta, cicilan 12 bulan sekitar Rp425 ribu per bulan. Sementara tenor 36 bulan berada di kisaran Rp147 ribu.

Skema ini memberi kemudahan bagi usaha mikro yang baru berjalan. Beban cicilan relatif ringan sehingga risiko keuangan lebih terkendali.

Simulasi Angsuran KUR Mikro BSI untuk Modal Usaha Berkembang

KUR Mikro BSI ditujukan bagi usaha yang sudah berjalan dan membutuhkan modal lebih besar. Plafon pembiayaan pada skema ini mencapai Rp100 juta.

Tenor yang tersedia umumnya hingga 36 bulan. Skema ini banyak dipilih pelaku UMKM yang ingin memperkuat modal kerja.

Berikut gambaran simulasi angsuran KUR Mikro BSI 2026. Angka disusun sebagai referensi awal sebelum pengajuan.

Plafon12 Bulan24 Bulan36 Bulan
Rp20.000.000Rp1.700.000Rp866.668Rp588.888
Rp50.000.000Rp4.250.000Rp2.166.670Rp1.472.220
Rp100.000.000Rp8.500.000Rp4.333.340Rp2.944.440

Untuk plafon Rp20 juta, cicilan 12 bulan berada di kisaran Rp1,7 juta. Dengan tenor 36 bulan, cicilan turun menjadi sekitar Rp588 ribu.

Pada plafon Rp100 juta, cicilan 12 bulan sekitar Rp8,5 juta per bulan. Jika tenor diperpanjang menjadi 36 bulan, cicilan berada di kisaran Rp2,94 juta.

Skema ini memberi fleksibilitas bagi usaha yang sedang berkembang. Penyesuaian tenor membantu menjaga stabilitas arus kas.

Simulasi Angsuran KUR Kecil BSI hingga Rp500 Juta

KUR Kecil BSI diperuntukkan bagi usaha dengan kebutuhan modal besar. Plafon pembiayaan mencapai Rp500 juta dengan tenor hingga 48 bulan.

Skema ini umumnya digunakan untuk ekspansi usaha atau investasi jangka menengah. Perencanaan keuangan menjadi aspek penting sebelum pengajuan.

Berikut gambaran simulasi angsuran KUR Kecil BSI 2026. Angka bersifat estimasi sesuai ketentuan pembiayaan syariah.

Plafon12 Bulan24 Bulan36 Bulan48 Bulan
Rp150.000.000Rp12.750.000Rp6.500.010Rp4.416.660Rp3.375.000
Rp300.000.000Rp25.500.000Rp13.000.020Rp8.833.320Rp6.750.000
Rp500.000.000Rp42.500.000Rp21.666.700Rp14.722.200Rp11.250.000

Untuk plafon Rp150 juta, cicilan 48 bulan berada di kisaran Rp3,37 juta per bulan. Angka ini memberi ruang pengelolaan keuangan yang lebih longgar.

Pada plafon Rp500 juta, cicilan 48 bulan sekitar Rp11,25 juta per bulan. Penyesuaian tenor sangat berpengaruh terhadap beban cicilan.

Ketentuan Dasar dan Strategi Agar Pengajuan Disetujui

Pengajuan KUR BSI mensyaratkan beberapa ketentuan dasar. Debitur harus berstatus Warga Negara Indonesia.

Usia minimal pengajuan adalah 21 tahun atau telah menikah. Usaha juga harus aktif minimal enam bulan.

Dokumen yang perlu disiapkan meliputi KTP dan Kartu Keluarga. NPWP disertakan jika diperlukan sesuai plafon pembiayaan.

Legalitas usaha seperti SKU atau SIUP juga menjadi bagian persyaratan. Jaminan disesuaikan dengan jenis pembiayaan yang diajukan.

Agar pengajuan disetujui, arus kas usaha perlu jelas dan stabil. Pengajuan sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan bayar.

Kelengkapan dokumen sejak awal mempercepat proses verifikasi. Riwayat kredit juga perlu dijaga agar tetap dalam kondisi baik.

Besaran angsuran dapat berubah mengikuti kebijakan resmi BSI. Aturan subsidi pemerintah juga dapat memengaruhi simulasi cicilan.

Gambaran Manfaat KUR BSI 2026

KUR BSI 2026 menjadi alternatif pembiayaan syariah yang relevan bagi UMKM. Prinsip bebas riba memberi ketenangan dalam menjalankan usaha.

Plafon pembiayaan yang luas dan tenor fleksibel memberi banyak pilihan. Pelaku usaha dapat menyesuaikan pinjaman dengan kebutuhan nyata.

Simulasi angsuran membantu memperkirakan kewajiban sejak awal. Perencanaan matang menjadi fondasi keberhasilan pembiayaan.

Dengan pengelolaan yang tepat, KUR BSI dapat mendukung pertumbuhan usaha berkelanjutan. Semoga informasi ini menjadi referensi bermanfaat bagi pelaku UMKM.

Terkini