Resmi Berlaku: Diskon PPN 100% Untuk Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Mulai 10 Februari 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 11:59:35 WIB
Resmi Berlaku: Diskon PPN 100% Untuk Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Mulai 10 Februari 2026

JAKARTA - Kabar gembira bagi industri pariwisata dan masyarakat pengguna moda transportasi udara di tanah air.

 Pemerintah secara resmi memberlakukan kebijakan strategis berupa diskon Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 100% atau PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian tiket pesawat kelas ekonomi. Kebijakan ini mulai efektif berjalan pada hari ini, Selasa, 10 Februari 2026, dan diharapkan menjadi stimulus kuat untuk menurunkan harga tiket pesawat yang sempat melambung tinggi dalam beberapa periode terakhir.

Langkah berani ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong mobilitas masyarakat, mempercepat pemulihan sektor pariwisata domestik, serta menjaga daya beli masyarakat menjelang periode sibuk di pertengahan tahun. Dengan penghapusan komponen PPN pada harga tiket, diharapkan biaya perjalanan udara menjadi lebih terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Detail Kebijakan Dan Target Sasaran Insentif Pajak

Kebijakan insentif ini difokuskan secara spesifik pada penerbangan domestik kelas ekonomi. Pemerintah menyadari bahwa kelas ekonomi adalah segmen yang paling banyak digunakan oleh masyarakat, baik untuk keperluan bisnis, keluarga, maupun wisata. Dengan memberikan diskon PPN 100%, beban biaya yang harus dibayarkan penumpang saat melakukan transaksi tiket akan berkurang secara instan.

Pemberlakuan mulai 10 Februari 2026 ini juga dipandang sebagai momentum yang tepat untuk menyambut persiapan mudik Lebaran dan liburan sekolah. "Diskon PPN 100% untuk tiket pesawat ekonomi mulai 10 Februari 2026," menjadi sinyal positif bagi maskapai penerbangan untuk kembali menggairahkan rute-rute domestik yang sebelumnya sepi penumpang akibat kendala harga.

Dampak Terhadap Harga Tiket Dan Mekanisme Penerapan

Secara teknis, masyarakat tidak perlu melakukan prosedur rumit untuk mendapatkan diskon ini. Potongan pajak akan langsung diaplikasikan pada sistem pemesanan tiket, baik melalui aplikasi Online Travel Agent (OTA), situs resmi maskapai, maupun pembelian langsung di loket bandara. Penumpang akan melihat penurunan harga pada komponen pajak yang biasanya tertera dalam rincian pembayaran.

Penurunan harga ini diharapkan dapat memberikan efek domino bagi sektor pendukung lainnya. Dengan harga tiket yang lebih murah, okupansi hotel, omzet UMKM di destinasi wisata, serta sektor jasa transportasi lokal di daerah tujuan diprediksi akan mengalami peningkatan volume transaksi yang signifikan.

Komitmen Pemerintah Dalam Mendukung Konektivitas Nasional

Kebijakan ini merupakan hasil kolaborasi lintas kementerian, mulai dari Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, hingga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Pemerintah menegaskan bahwa konektivitas antar-wilayah di Indonesia yang merupakan negara kepulauan adalah prioritas utama. Harga tiket yang terjangkau adalah kunci untuk menyatukan ekonomi antar-pulau.

Meskipun memberikan insentif pajak, pemerintah akan tetap melakukan pengawasan ketat terhadap maskapai agar penurunan harga tiket benar-benar dirasakan oleh konsumen dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu. Transparansi harga menjadi aspek yang akan terus dipantau oleh otoritas terkait selama masa berlaku kebijakan ini.

Harapan Bagi Kebangkitan Ekonomi Kreatif Dan Pariwisata

Dengan berlakunya diskon PPN tiket pesawat mulai hari ini, optimisme baru muncul bagi para pelaku industri pariwisata. Program-program perjalanan wisata domestik diprediksi akan kembali ramai diminati. Masyarakat kini memiliki keleluasaan lebih untuk merencanakan perjalanan mereka tanpa harus khawatir dengan beban biaya pajak yang tinggi.

Pemerintah berharap kebijakan ini dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal pertama tahun 2026. Dengan mobilitas masyarakat yang lancar, perputaran uang di daerah-daerah akan semakin cepat, yang pada akhirnya akan memperkuat struktur ekonomi Indonesia di tengah tantangan global.

Terkini