Cicilan Sahabat UMKM Simulasi KUR BRI 10 Juta Hanya 7200 Per Hari

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:08:02 WIB
Cicilan Sahabat UMKM Simulasi KUR BRI 10 Juta Hanya 7200 Per Hari

JAKARTA - Memasuki tahun 2026, dukungan bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menjadi prioritas utama perbankan nasional, terutama melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu yang paling diminati oleh para pelaku usaha adalah program yang ditawarkan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Dengan bunga yang disubsidi oleh pemerintah, KUR BRI hadir sebagai solusi finansial yang sangat terjangkau bagi pedagang kecil maupun pengusaha pemula yang ingin melakukan ekspansi bisnis tanpa harus terbebani oleh cicilan yang tinggi setiap bulannya.

Keunggulan utama dari skema pinjaman ini terletak pada fleksibilitas tenor dan ringannya angsuran. Bagi masyarakat yang membutuhkan tambahan modal kerja atau investasi sebesar Rp10 juta, BRI menawarkan simulasi yang sangat kompetitif. Kehadiran program ini diharapkan dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di tingkat akar rumput, memberikan ruang bagi para pengusaha mikro untuk berkembang, serta meningkatkan daya saing produk-produk lokal di pasar yang semakin kompetitif.

Rincian Angsuran Terjangkau Dengan Tenor Hingga Lima Tahun

Dalam skema terbaru, plafon pinjaman Rp10 juta melalui KUR BRI memberikan berbagai pilihan jangka waktu atau tenor yang bisa disesuaikan dengan kemampuan arus kas pelaku usaha. Jika mengambil jangka waktu maksimal yakni 5 tahun atau 60 bulan, beban yang ditanggung debitur sangatlah minim. Berdasarkan data simulasi terbaru, cicilan untuk plafon tersebut hanya berkisar di angka Rp216.000 per bulan. Angka ini dinilai sangat proporsional bagi pengusaha mikro yang baru merintis usahanya.

Bila dirinci lebih dalam untuk memudahkan pengelolaan keuangan harian, beban angsuran tersebut "setara Rp7.200 per hari". Penekanan pada angka harian ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata kepada masyarakat bahwa modal usaha bisa didapatkan dengan biaya yang lebih murah daripada harga sebungkus rokok atau segelas kopi kekinian. Dengan pengalokasian dana harian yang tepat, para pelaku UMKM diharapkan tidak lagi merasa takut atau ragu untuk mengakses permodalan resmi lewat perbankan.

Persyaratan Administrasi Untuk Pengajuan KUR BRI Tahun 2026

Untuk bisa menikmati fasilitas bunga rendah ini, pemerintah tetap menetapkan sejumlah kriteria administratif agar penyaluran modal tetap tepat sasaran. Calon debitur diharapkan telah menjalankan usahanya secara aktif selama minimal enam bulan sebagai bukti kontinuitas bisnis. Selain itu, salah satu syarat krusial adalah calon pemohon tidak sedang menerima kredit serupa dari perbankan lain, kecuali untuk jenis kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit dengan kolektibilitas lancar.

Dokumen pendukung yang perlu disiapkan antara lain identitas diri berupa KTP, Kartu Keluarga (KK), serta Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan atau instansi terkait. Proses verifikasi biasanya dilakukan secara mendalam untuk memastikan bahwa dana yang disalurkan benar-benar digunakan untuk produktivitas usaha. Bank BRI sendiri telah mempermudah proses ini melalui integrasi digital, sehingga pengajuan kini bisa dipantau secara lebih transparan dan efisien oleh para nasabah di berbagai pelosok daerah.

Keuntungan Subsidi Bunga Terhadap Produktivitas Usaha Rakyat

Salah satu alasan mengapa angsuran KUR BRI bisa mencapai angka "Rp216.000 per bulan" untuk pinjaman Rp10 juta adalah karena adanya subsidi bunga dari pemerintah. Pemerintah menanggung sebagian beban bunga sehingga nasabah hanya dikenakan suku bunga efektif yang jauh di bawah bunga kredit komersial biasa.

Hal ini merupakan bentuk keberpihakan negara dalam memperkuat struktur ekonomi rakyat. Dengan bunga yang rendah, margin keuntungan yang didapat oleh pelaku UMKM bisa digunakan kembali untuk perputaran stok atau perbaikan sarana usaha.

Efek domino dari ringannya cicilan ini sangat besar. Para pedagang kecil kini memiliki keberanian untuk mengambil stok barang dalam jumlah lebih banyak atau memperbarui alat produksi mereka. Stabilitas arus kas menjadi lebih terjaga karena kewajiban bulanan ke bank tidak mengganggu modal operasional harian. Inilah yang menjadi kunci sukses program KUR selama bertahun-tahun; mengubah beban kewajiban menjadi stimulus pertumbuhan yang berkelanjutan bagi jutaan keluarga di Indonesia.

Pentingnya Manajemen Keuangan Dan Kedisiplinan Pembayaran Angsuran

Meskipun nilai angsurannya terasa ringan di angka Rp7.200 per hari, kedisiplinan dalam membayar tetap menjadi faktor penentu masa depan usaha nasabah. Memiliki catatan kredit yang baik akan mempermudah pelaku UMKM untuk mendapatkan plafon yang lebih besar di masa mendatang jika usahanya semakin berkembang. Manajemen keuangan yang rapi antara modal usaha dan pengeluaran pribadi harus diterapkan sejak dini agar manfaat pinjaman KUR dapat dirasakan secara maksimal.

Pihak bank juga sering memberikan pendampingan atau literasi keuangan bagi para debitur KUR agar mereka mampu mengelola modal dengan bijak. Simulasi "cicilan mulai dari Rp216.000 per bulan" ini sejatinya adalah peluang emas yang harus dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab.

Dengan kombinasi modal yang murah dan manajemen yang tepat, impian para pelaku usaha mikro untuk naik kelas menjadi usaha kecil atau menengah bukan lagi sekadar angan-angan, melainkan rencana nyata yang bisa diwujudkan dalam waktu dekat.

Terkini