JAKARTA - Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) bersama anggotanya, PT Timah Tbk, mencatatkan keberhasilan signifikan dalam program rehabilitasi lingkungan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Melalui komitmen reklamasi yang konsisten, lahan-lahan yang dulunya merupakan area bekas tambang kini telah bertransformasi menjadi kawasan hijau yang rimbun. Keberhasilan ini tidak hanya terlihat dari pertumbuhan vegetasi, tetapi juga dari kembalinya berbagai jenis satwa liar yang kini mulai menghuni kembali habitat aslinya.
Upaya ini menjadi bukti nyata bahwa aktivitas pertambangan dapat berjalan beriringan dengan pelestarian alam jika dikelola dengan tanggung jawab yang tinggi. Program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memulihkan fungsi ekosistem dan menjaga keanekaragaman hayati di wilayah operasional mereka.
Revegetasi yang Berhasil: Satwa Liar Kembali Menemukan Rumahnya
Indikator utama keberhasilan reklamasi PT Timah Tbk adalah meningkatnya indeks keanekaragaman hayati di area tersebut. Berdasarkan pengamatan di lapangan, berbagai jenis burung, reptil, hingga mamalia kecil mulai terlihat beraktivitas secara alami di lahan bekas tambang yang telah dihijaukan. Kehadiran satwa-satwa ini menandakan bahwa rantai makanan dan ekosistem pendukung kehidupan telah terbentuk kembali dengan baik.
Proses pemulihan ini dilakukan dengan menanam pohon-pohon perintis serta tanaman buah-buahan yang mampu mengundang satwa untuk kembali. Dengan tanah yang semakin subur dan ketersediaan pakan alami, lahan yang dulunya gersang kini telah berubah menjadi paru-paru hijau baru bagi Bangka Belitung.
Penerapan Standar ESG dan Keberlanjutan Ekosistem
PT Timah Tbk menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang ketat dalam setiap tahapan reklamasinya. Perusahaan tidak hanya sekadar menanam pohon, tetapi juga melakukan pemantauan kualitas air, tanah, dan udara secara berkala untuk memastikan proses pemulihan berjalan sesuai standar lingkungan yang berlaku.
Langkah ini juga melibatkan pemanfaatan teknologi dalam pengawasan area reklamasi guna mencegah kerusakan kembali. Dengan keberhasilan ini, MIND ID dan PT Timah Tbk berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya global mitigasi perubahan iklim melalui peningkatan cadangan karbon dari hutan-hutan baru yang tercipta di area bekas tambang.
Warisan Hijau bagi Masa Depan Bangka Belitung
Keberhasilan mengembalikan ekosistem ini merupakan warisan berharga bagi generasi mendatang di Bangka Belitung. Selain memulihkan lingkungan, kawasan reklamasi ini juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi area edukasi lingkungan dan ekowisata, yang dapat memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
Melalui kerja keras dan sinergi yang kuat, MIND ID dan PT Timah Tbk membuktikan bahwa lahan bekas tambang bukanlah akhir dari sebuah ekosistem, melainkan awal dari kehidupan baru yang lebih hijau dan lestari. Komitmen ini akan terus dijalankan untuk memastikan setiap jengkal lahan yang telah diambil manfaat mineralnya, dapat dikembalikan manfaat lingkungannya bagi bumi.