Diskon Tiket Kapal Pelni 30% Mudik Lebaran 2026 Sultra

Kamis, 26 Februari 2026 | 15:36:31 WIB
Diskon Tiket Kapal Pelni 30% Mudik Lebaran 2026 Sultra

JAKARTA - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, masyarakat Sulawesi Tenggara mulai merencanakan perjalanan pulang kampung. 

Kebutuhan transportasi laut pun meningkat signifikan. Untuk membantu meringankan biaya perjalanan, pemerintah menghadirkan program potongan harga tiket kapal. Kebijakan ini diharapkan menjaga keterjangkauan tarif selama periode ramai penumpang.

PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni memberikan potongan harga tiket sebesar 30 persen bagi pemudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau tahun 2026. Program ini berlaku secara nasional di seluruh trayek kapal penumpang. Diskon menjadi bagian dari dukungan kelancaran arus mudik. Masyarakat di berbagai daerah dapat memanfaatkannya.

Diskon tersebut berlaku untuk keberangkatan mulai 11 Maret hingga 5 April 2026 di seluruh trayek kapal penumpang Pelni. Periode ini mencakup arus mudik dan arus balik Lebaran. Penumpang harus memperhatikan tanggal keberangkatan saat membeli tiket. Di luar periode tersebut, tarif kembali normal.

Potongan harga tidak berlaku untuk keberangkatan sebelum 11 Maret maupun setelah 5 April 2026. Diskon diberikan sebesar 30 persen dari tarif dasar dan tidak termasuk biaya asuransi serta saat masuk pelabuhan. Artinya, komponen tambahan tetap dibayarkan sesuai ketentuan. Penumpang perlu memahami rincian biaya sebelum transaksi.

Kebijakan Pemerintah Dukung Arus Mudik

Kepala Cabang PT Pelni (Persero) Kendari, Andi Ramdan Ikbal, membenarkan program potongan harga tiket tersebut saat dikonfirmasi. Ia menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari arahan pemerintah. Tujuannya mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik. Program ini berlaku serentak sesuai jadwal yang ditetapkan.

Ia mengatakan, program diskon tiket kapal merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Langkah ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat. Selain itu, mobilitas warga tetap terjamin selama periode libur panjang. Kebijakan ini juga menyasar wilayah kepulauan seperti Sulawesi Tenggara.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat transportasi laut menjadi moda utama bagi banyak masyarakat di kawasan timur Indonesia. Harga tiket yang lebih terjangkau akan membantu keluarga merencanakan perjalanan. Pemerintah berharap tidak terjadi lonjakan biaya berlebihan. Stabilitas tarif menjadi perhatian utama.

Program ini sekaligus memperkuat komitmen negara dalam menyediakan layanan transportasi publik yang inklusif. Akses antarwilayah tetap terbuka selama momentum Lebaran. Diskon tarif menjadi instrumen konkret dalam menjaga keseimbangan ekonomi. Masyarakat pun memiliki opsi perjalanan yang lebih hemat.

Syarat dan Cara Pembelian Tiket

Adapun pemesanan tiket dapat dilakukan di loket cabang Pelni dengan membawa Kartu Tanda Penduduk. Identitas resmi menjadi syarat utama transaksi. Data pada tiket harus sesuai dengan identitas penumpang. Hal ini untuk menghindari penyalahgunaan.

Selain itu, pembelian juga bisa melalui aplikasi Pelni Mobile maupun kanal resmi Pelni lainnya. Sistem digital memudahkan masyarakat memesan tiket dari mana saja. Penumpang dapat memilih jadwal dan rute sesuai kebutuhan. Informasi ketersediaan kursi juga dapat dipantau langsung.

Penumpang yang melakukan perjalanan wajib menggunakan identitas yang sesuai dengan data pada tiket. Ketidaksesuaian identitas dapat menghambat proses keberangkatan. Oleh karena itu, calon penumpang diminta teliti saat mengisi data. Kepatuhan terhadap aturan menjadi bagian dari kelancaran perjalanan.

“Diskon berlaku hanya untuk pembelian tiket kelas ekonomi di seluruh trayek kapal penumpang," kata Andi. "Apabila terdapat penyalahgunaan atau ketidaksesuaian pelaksanaan program diskon, masyarakat diimbau segera melaporkannya,” jelasnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa program memiliki batasan tertentu. Pengawasan tetap dilakukan selama pelaksanaan.

Daftar Kapal dan Rute di Sulawesi Tenggara

Di Sulawesi Tenggara, kapal Pelni yang biasa beroperasi antara lain KM Sabuk Nusantara 78 dengan rute Kendari, Bobong, Tikong, Banggai, Luwuk, Ampana, dan Gorontalo. Kapal ini melayani sejumlah wilayah kepulauan. Rutenya menjadi jalur penting bagi masyarakat pesisir. Mobilitas antarprovinsi pun terbantu.

Kemudian KM Tilongkabila melayani rute Kendari, Raha, Baubau, Makassar, Benoa, Lembar, Bima, dan Labuan Bajo. Trayek ini menghubungkan Sulawesi dengan Bali dan Nusa Tenggara. Perannya vital dalam arus penumpang dan barang. Diskon tarif tentu berdampak besar bagi pengguna setia rute ini.

Lalu KM Jetliner melayani rute Kendari, Wanci, dan Raha. Kapal ini menjadi penghubung antarpulau di wilayah Sultra. Kehadirannya mendukung aktivitas ekonomi lokal. Selama periode diskon, penumpang dapat menikmati tarif lebih ringan.

Dengan adanya potongan harga 30 persen ini, masyarakat Sulawesi Tenggara memiliki peluang lebih besar untuk mudik dengan biaya terjangkau. Program ini tetap mengikuti ketentuan periode dan kelas layanan yang ditetapkan. Pemerintah berharap kebijakan tersebut mampu menjaga kelancaran arus mudik 2026. Selain itu, daya beli masyarakat tetap terjaga tanpa mengurangi kualitas layanan transportasi laut nasional.

Terkini