Samosa

Resep Samosa Ayam Renyah Praktis untuk Ide Menu Buka Puasa Ramadan 2026 di Rumah

Resep Samosa Ayam Renyah Praktis untuk Ide Menu Buka Puasa Ramadan 2026 di Rumah
Resep Samosa Ayam Renyah Praktis untuk Ide Menu Buka Puasa Ramadan 2026 di Rumah

JAKARTA - Menjelang waktu berbuka puasa, banyak orang mulai mencari camilan goreng yang mudah dibuat namun tetap lezat. Salah satu pilihan yang bisa dicoba adalah samosa, kudapan segitiga dengan isian gurih yang cocok disantap saat berbuka.

Camilan ini memang identik dengan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam. Rasanya yang kaya bumbu membuat samosa mudah diterima oleh berbagai kalangan.

Coba resep samosa hidangan gorengan yang juga cocok untuk menu buka puasa di bulan suci Ramadan 2026. Biasanya saat waktu berbuka puasa, identik dengan gorengan.

Mulai dari bakwan, jalankote, ataupun risol. Nah, ide menu camilan goreng satu ini juga bisa menjadi rekomendasi.

Samosa adalah camilan goreng berbentuk segitiga yang terkenal di banyak negara Asia, termasuk Indonesia. Tekstur renyah, berisikan campuran gurih seperti kentang berbumbu, kacang polong, bawang bombay, atau daging cincang (sapi/ayam).

Tak hanya di Indonesia, camilan ini juga populer di Asia Selatan, Asia Tengah, dan Timur Tengah. Bahkan, camilan ini memiliki akar sejarah dari Persia yang dikenal sebagai sanbosag.

Biasanya juga dihidangkan dengan saus chutney. Kalau di Indonesia, sajian pendamping samosa adalah sambal pedas.

Sama seperti gorengan lainnya di Indonesia, camilan ini juga cocok sebagai menu berbuka puasa. Untuk membuatnya cukup mudah.

Bahan-bahan yang digunakan bisa didapatkan pula di pasar tradisional. Sehingga, Anda tinggal mempersiapkan bahan lalu mengolahnya.

Sebaiknya digoreng saat akan mendekati waktu berbuka puasa. Namun, adonannya lebih dulu dipersiapkan.

Lalu setelah itu, siap digoreng kapanpun Anda inginkan. Disajikan saat panas lebih nikmat.

Lantas bagaimana cara membuatnya. Berikut resep lengkap yang bisa Anda coba di rumah.

Keunikan Samosa sebagai Camilan Goreng Favorit Berbuka

Samosa dikenal sebagai camilan yang fleksibel karena isinya bisa disesuaikan dengan bahan yang tersedia. Meski demikian, versi ayam tetap menjadi salah satu favorit karena rasanya gurih dan mengenyangkan.

Tekstur kulitnya yang renyah berpadu dengan isian lembut di bagian dalam. Kombinasi ini membuat samosa terasa nikmat sejak gigitan pertama.

Di banyak negara, samosa kerap menjadi sajian pembuka atau camilan sore hari. Di Indonesia, samosa pun semakin dikenal sebagai alternatif gorengan selain bakwan dan risol.

Samosa biasanya disajikan bersama saus chutney yang segar dan asam manis. Namun, di Indonesia, sambal pedas lebih sering dijadikan pelengkap.

Sensasi pedas dari sambal mampu menambah kenikmatan rasa gurih dari samosa. Hal inilah yang membuat camilan ini cocok dijadikan menu berbuka puasa.

Selain rasanya yang lezat, samosa juga memiliki tampilan yang menarik. Bentuk segitiganya membuat penyajian terlihat rapi dan menggugah selera.

Proses pembuatannya pun relatif sederhana jika mengikuti langkah-langkah yang tepat. Bahkan, adonannya bisa dipersiapkan sejak jauh hari sebelum digoreng.

Dengan begitu, saat waktu berbuka tiba, Anda hanya perlu menggorengnya sebentar. Samosa pun siap disantap dalam kondisi hangat dan renyah.

Bahan-bahan Membuat Samosa Ayam

Untuk membuat samosa ayam, bahan pertama yang perlu disiapkan adalah kulit samosa atau spring roll dough. Bahan-bahannya terdiri dari 12 sdm tepung terigu protein sedang, 1/2 sdt garam, 15 gr minyak kelapa, dan 40 ml air es.

Tambahkan baking powder dan kaldu bubuk secukupnya agar adonan lebih gurih. Masukkan juga thyme atau daun oregano kering secukupnya untuk aroma yang lebih sedap.

Selain kulit, Anda juga perlu menyiapkan bahan isian. Isian samosa terdiri dari 75 gr daging ayam cincang dan 50 gr wortel potong dadu.

Tambahkan 2 siung bawang putih dan bawang bombay yang dicincang kecil. Masukkan juga paprika hijau yang dipotong kecil untuk menambah warna dan rasa segar.

Bumbu yang digunakan meliputi 1 sdt garam masala dan 1 sdm bubuk kari. Tambahkan pula 1/2 sdt lada putih bubuk, gula pasir, dan 1/2 sdt paprika bubuk.

Kaldu bubuk secukupnya digunakan untuk memperkaya rasa isian. Sediakan juga 10 ml minyak untuk menumis dan 100 ml air untuk membantu proses memasak isian.

Sebagai bahan tambahan, siapkan putih telur secukupnya. Putih telur ini berfungsi sebagai perekat saat melipat samosa.

Dengan bahan-bahan tersebut, Anda sudah siap membuat samosa ayam renyah di rumah. Semua bahan ini mudah ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket.

Cara Membuat Kulit Samosa

Langkah pertama adalah mencampurkan tepung terigu, garam, kaldu bubuk, baking powder, thyme, dan minyak kelapa dalam satu wadah. Aduk hingga semua bahan tercampur rata.

Tambahkan air sedikit-sedikit sambil diuleni sampai adonan kalis. Pastikan adonan tidak terlalu lembek agar mudah dipipihkan.

Setelah itu, diamkan adonan selama 10 menit supaya gluten rileks. Proses ini membantu kulit samosa menjadi lebih lentur saat dibentuk.

Timbang adonan dan bentuk masing-masing sekitar ±15 g per lembar. Langkah ini bertujuan agar ukuran kulit samosa seragam.

Pipihkan adonan hingga berbentuk persegi panjang dengan ukuran sekitar 20 cm x 7 cm. Usahakan ketebalan adonan merata agar hasil matang sempurna.

Olesi tipis permukaan adonan dengan minyak dan taburi sedikit tepung. Tumpuk adonan tersebut lalu ulangi sampai semua adonan pipih merata.

Jika ingin hasil lebih kuat, panggang sebentar di oven dengan suhu 150 °C selama 5 menit. Langkah ini bersifat opsional dan bisa dilewati jika tidak tersedia oven.

Kulit samosa pun siap digunakan untuk proses berikutnya. Pastikan kulit tetap tertutup kain bersih agar tidak kering.

Cara Membuat Isian Ayam

Panaskan sedikit minyak di wajan. Tumis bawang bombay dan wortel sampai harum dan agak layu.

Masukkan paprika hijau dan ayam cincang, lalu aduk sampai ayam berubah warna. Pastikan ayam matang merata sebelum menambahkan bumbu.

Tambahkan garam masala, bubuk kari, kaldu ayam bubuk, lada putih, gula, dan paprika bubuk. Aduk rata agar bumbu tercampur sempurna dengan isian.

Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk. Masak hingga air menyusut dan isian menjadi agak kering.

Isian yang kering penting agar samosa tidak mudah bocor saat digoreng. Selain itu, teksturnya juga akan lebih enak saat digigit.

Angkat isian dan biarkan agak dingin sebelum digunakan. Isian yang dingin lebih mudah dibentuk saat proses pelipatan.

Dengan isian ayam yang sudah matang, samosa siap untuk dibentuk. Pastikan rasanya sudah pas sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

Isian ini juga bisa disimpan sementara di lemari es jika ingin digunakan nanti. Dengan begitu, proses memasak menjadi lebih praktis.

Cara Melipat dan Menggoreng Samosa

Ambil kulit spring roll yang sudah disiapkan, lalu bentuk lipatan segitiga. Isikan dengan 1 sdt penuh isian ayam di bagian tengah.

Rekatkan ujung-ujung kulit dengan putih telur agar tidak bocor saat digoreng. Pastikan lipatan tertutup rapat agar isian tidak keluar.

Panaskan minyak dalam wajan hingga suhu sekitar 180 °C. Goreng samosa selama ±5 menit sampai berwarna golden brown.

Angkat samosa dan tiriskan di atas kertas penyerap minyak. Sajikan selagi hangat agar teksturnya tetap renyah.

Samosa ayam renyah siap disantap bersama saus sambal favorit Anda. Sensasi gurih dan renyahnya sangat cocok untuk menu berbuka puasa.

Sajikan samosa bersama minuman segar untuk melengkapi hidangan. Kombinasi ini membuat waktu berbuka terasa lebih nikmat.

Sebagai menu utama camilan, samosa juga cocok disajikan saat berkumpul bersama keluarga. Rasanya yang lezat membuat siapa pun ingin menambah porsi.

Dengan resep ini, Anda tidak perlu lagi bingung mencari ide gorengan saat Ramadan. Samosa ayam bisa menjadi pilihan baru yang berbeda dari biasanya.

Informasi Nutrisi Samosa Ayam per Porsi

Setiap porsi samosa ayam mengandung energi sekitar 220–288 kkal. Nilai ini dapat bervariasi tergantung ukuran dan jumlah minyak yang terserap saat menggoreng.

Kandungan protein berkisar ±12–18 g berkat penggunaan daging ayam sebagai isian utama. Protein ini membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.

Kadar lemak berada di kisaran ±12–18 g tergantung proses penggorengan. Lemak terutama berasal dari minyak goreng dan bahan kulit samosa.

Sementara itu, kandungan karbohidrat sekitar ±18–30 g yang berasal dari kulit dan sayuran. Karbohidrat ini memberikan energi tambahan setelah berpuasa seharian.

Nilai nutrisi ini merupakan estimasi kasar berdasarkan bahan-bahan umum samosa. Angka sebenarnya bisa berbeda sesuai dengan resep dan teknik memasak.

Meski termasuk gorengan, samosa tetap bisa dinikmati dalam porsi wajar. Dengan begitu, Anda tetap bisa menikmati rasanya tanpa berlebihan.

Sebagai menu berbuka puasa, samosa mampu memberikan energi cepat bagi tubuh. Isian ayam dan sayuran juga membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Dengan penyajian yang tepat, samosa dapat menjadi camilan lezat sekaligus mengenyangkan. Hal ini membuatnya cocok disajikan di berbagai kesempatan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index