JAKARTA - Memantau harga sembilan bahan pokok menjadi langkah penting sebelum berbelanja ke pasar. Perubahan harga yang terjadi setiap hari dapat memengaruhi perencanaan pengeluaran rumah tangga.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Bank Indonesia pada Jumat, 20 Februari 2026 pukul 12.37 WIB, terjadi kenaikan pada beberapa komoditas utama. Dua jenis cabai kompak melonjak, minyak goreng ikut naik, sementara daging ayam justru mengalami penurunan harga.
Cabai merah keriting tercatat naik Rp 2.500 menjadi Rp 42.500 per kilogram. Kenaikan ini menjadi yang pertama dalam sepekan terakhir untuk komoditas tersebut.
Secara nasional, rata-rata harga cabai merah keriting berada di angka Rp 50.550 per kilogram. Angka ini menunjukkan adanya disparitas harga antarwilayah.
Cabai rawit merah yang sebelumnya masih berada di kisaran 90 ribuan kini menembus angka Rp 101.250 per kilogram. Harga tersebut menjadi yang tertinggi di Jogja sejak awal 2026.
Di DKI Jakarta, cabai rawit merah bahkan mencapai Rp 122.300 per kilogram. Sementara di Jawa Tengah berada di Rp 98.650 dan Jawa Barat Rp 108.250 per kilogram.
Kenaikan Minyak Goreng dan Penurunan Daging Ayam
Selain cabai, minyak goreng kemasan bermerk 1 mengalami kenaikan Rp 500. Harganya berubah dari Rp 21.750 menjadi Rp 22.250 per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerk 2 juga naik 2,35 persen. Dari Rp 21.250 kini menjadi Rp 21.750 per kilogram.
Di tengah kenaikan sejumlah bahan pokok, daging ayam ras segar justru mengalami penurunan. Harganya turun Rp 250 dari Rp 40.250 menjadi Rp 40.000 per kilogram.
Secara nasional, harga tertinggi daging ayam ras segar berada di Sumatera Barat sebesar Rp 55.800. Harga terendah tercatat di Sulawesi Selatan sebesar Rp 30.950 per kilogram.
Daftar Lengkap Harga Sembako Jogja 20 Februari 2026
Perlu diketahui bahwa harga final PIHPS tersedia pada hari kerja setiap pukul 13.00 WIB. Dalam kondisi tertentu, pembaruan data final bisa mengalami keterlambatan.
Berikut rincian harga sembako di Jogja hari ini berdasarkan rata-rata Pasar Beringharjo dan Kranggan. Data ini mencerminkan kondisi pasar pada Jumat, 20 Februari 2026.
Bawang merah ukuran sedang: Rp 45.000/kg. Bawang putih ukuran sedang: Rp 42.500/kg.
Beras kualitas bawah I: Rp 13.150/kg. Beras kualitas bawah II: Rp 12.150/kg.
Beras kualitas medium I: Rp 14.900/kg. Beras kualitas medium II: Rp 14.150/kg.
Beras kualitas super I: Rp 16.000/kg. Beras kualitas super II: Rp 15.000/kg.
Cabai merah besar: Rp 48.750/kg. Cabai merah keriting: naik dari Rp 40.000 menjadi Rp 42.500/kg.
Cabai rawit hijau: Rp 61.500/kg. Cabai rawit merah: naik dari Rp 96.750 menjadi Rp 101.250/kg.
Daging ayam ras segar: turun dari Rp 40.250 menjadi Rp 40.000/kg. Daging sapi kualitas 1: Rp 145.000/kg.
Daging sapi kualitas 2: Rp 137.500/kg. Gula pasir kualitas premium: Rp 18.400/kg.
Gula pasir lokal: Rp 18.000/kg. Minyak goreng curah: Rp 18.900/kg.
Minyak goreng kemasan bermerk 1: naik dari Rp 21.750 menjadi Rp 22.250/kg. Minyak goreng kemasan bermerk 2: naik dari Rp 21.250 menjadi Rp 21.750/kg.
Telur ayam ras segar: Rp 31.500/kg. Data ini menjadi acuan, meski harga di lapangan bisa berbeda karena adanya disparitas.
Penyebab Harga Sembako Berubah-ubah
Fluktuasi harga sembako dipengaruhi berbagai faktor internal dan eksternal. Faktor-faktor tersebut saling berkaitan dalam menentukan harga akhir di tingkat konsumen.
Dari sisi produksi, ketersediaan bahan pokok sangat menentukan harga. Gagal panen akibat cuaca buruk mendorong kenaikan, sedangkan pasokan melimpah dapat menurunkan harga.
Distribusi juga memegang peran penting dalam pembentukan harga. Ongkos kirim yang tinggi serta fluktuasi harga bahan pangan membuat pedagang menyesuaikan harga jual demi memperoleh keuntungan.
Sumber pasokan yang terbatas bisa menyebabkan kelangkaan dan lonjakan harga. Sebaliknya, banyaknya pemasok membuat harga lebih stabil atau cenderung turun.
Dari sisi eksternal, permintaan dan penawaran menjadi penentu utama. Harga akan naik saat permintaan lebih besar daripada penawaran, dan turun saat penawaran melimpah namun permintaan rendah.
Jumlah pesaing juga memengaruhi dinamika harga di pasar. Minimnya pesaing memberi ruang bagi pedagang menaikkan harga, sedangkan persaingan ketat menekan harga agar tetap kompetitif.
Catatan Penting Bagi Konsumen
Perbedaan harga antarwilayah merupakan hal yang wajar karena faktor distribusi dan kondisi pasar lokal. Konsumen disarankan tetap memantau perkembangan harga untuk menyesuaikan anggaran belanja.
Informasi harga sembako Jogja pada Jumat, 20 Februari 2026 ini menjadi gambaran kondisi pasar terkini. Harga yang ditemui di lapangan bisa saja berbeda karena adanya disparitas dan perubahan sewaktu-waktu.
Dengan mengetahui rincian harga terbaru, masyarakat dapat merencanakan kebutuhan dengan lebih bijak. Perencanaan belanja yang cermat membantu menjaga stabilitas keuangan rumah tangga di tengah fluktuasi harga pangan.