Harga Emas Perhiasan

Harga Emas Perhiasan 10K Dan 17 K 25 Februari

Harga Emas Perhiasan 10K Dan 17 K 25 Februari
Harga Emas Perhiasan 10K Dan 17 K 25 Februari

JAKARTA - Pasar perhiasan ritel pada hari ini, Rabu, 25 Februari 2026, menunjukkan dinamika yang menarik khususnya pada segmen emas dengan kadar 10K dan 17K.

Di tengah fluktuasi harga emas murni dunia yang cukup dinamis di akhir bulan Februari, emas dengan kadar rendah hingga menengah tetap menjadi primadona bagi konsumen yang mengedepankan aspek fungsionalitas dan gaya hidup.

Emas 10K (kadar sekitar 41,7%) dan 17K (kadar sekitar 70%) menawarkan solusi bagi masyarakat yang ingin memiliki perhiasan dengan tampilan mewah namun dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan emas 24 karat.

Selain itu, keunggulan daya tahan material pada kadar ini membuatnya sangat ideal untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari tanpa takut perubahan bentuk yang ekstrem.

Memahami pergerakan harga pada kadar-kadar tertentu sangat krusial bagi para kolektor maupun investor pemula. Di tahun 2026 ini, tren perhiasan minimalis dan modern semakin menguat, di mana kadar 17K sering menjadi standar emas "tua" yang disukai karena warnanya yang tetap berkilau namun cukup kuat untuk menopang batu permata. Mari kita bedah lebih detail mengenai estimasi harga harian serta faktor-faktor yang perlu Anda perhatikan sebelum bertransaksi di toko perhiasan hari ini.

Rincian Estimasi Harga Emas Perhiasan 10K Dan 17K Hari Ini

Harga emas perhiasan bersifat dinamis dan dapat berbeda antar satu toko dengan toko lainnya, tergantung pada kebijakan masing-masing brand serta lokasi geografis. Namun, secara umum berikut adalah gambaran harga berdasarkan tren pasar hari ini:

Emas Perhiasan 10K (Kadar 41,7%): Menjadi pilihan paling ekonomis. Kadar ini sangat populer di kalangan anak muda karena harganya yang ramah di kantong namun tetap memiliki nilai jual kembali. Harga per gramnya berada di titik yang kompetitif untuk konsumsi fashion harian.

Emas Perhiasan 17K (Kadar 70%): Sering disebut sebagai emas menengah atau "emas muda rasa tua". Kadar ini merupakan standar emas yang paling banyak dicari di Indonesia untuk penggunaan jangka panjang. Harga per gramnya mengalami penyesuaian yang searah dengan kenaikan tipis harga emas global pagi ini.

Analisis Keunggulan Emas Kadar 10K Dan 17K Untuk Penggunaan Harian

Banyak konsumen beralih ke kadar 10K dan 17K bukan hanya karena faktor harga, tetapi juga daya tahan. Emas murni (24K) memiliki sifat yang lunak, sehingga jika dijadikan perhiasan rumit, akan lebih mudah bengkok atau tergores. Sebaliknya, campuran logam lain (seperti tembaga atau perak) pada kadar 10K dan 17K membuat perhiasan tersebut jauh lebih keras dan kokoh.

Bagi Anda yang aktif bekerja atau sering melakukan aktivitas fisik, perhiasan 17K adalah pilihan paling aman untuk cincin atau gelang yang sering berbenturan. Sementara itu, 10K sangat cocok bagi Anda yang sering berganti model aksesori sesuai tren tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Meskipun kadarnya tidak mencapai 99%, perhiasan di level ini tetap mengandung emas asli yang dapat diuji keasliannya dan diterima di sebagian besar toko emas saat Anda ingin menjualnya kembali (buyback).

Faktor Harga Buyback Dan Strategi Tukar Tambah Di Toko Emas

Salah satu hal yang sering ditanyakan konsumen adalah mengenai nilai jual kembali. Perlu dipahami bahwa saat Anda menjual kembali emas perhiasan 10K atau 17K, toko emas akan memotong biaya ongkos buat yang dibayarkan di awal. Selain itu, terdapat potongan biaya peleburan atau penyusutan yang besarannya bervariasi antara 10% hingga 20%.

Strategi terbaik di tahun 2026 ini adalah memanfaatkan fitur tukar tambah. Banyak toko emas besar kini menawarkan potongan biaya yang lebih kecil jika konsumen menjual perhiasan lama mereka untuk ditukarkan dengan model terbaru.

Hal ini menjadi cara efektif bagi para pecinta perhiasan untuk memperbarui koleksi mereka dengan biaya tambahan yang minimal, terutama saat harga emas sedang stabil seperti pada hari ini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index