Pelni

Pelni Ambon Siapkan 12 Armada Kapal Pastikan Kenyamanan Layanan Arus Mudik Idul Fitri 2026 Praktis

Pelni Ambon Siapkan 12 Armada Kapal Pastikan Kenyamanan Layanan Arus Mudik Idul Fitri 2026 Praktis
Pelni Ambon Siapkan 12 Armada Kapal Pastikan Kenyamanan Layanan Arus Mudik Idul Fitri 2026 Praktis

JAKARTA - Menjelang masa angkutan Lebaran yang kian dekat, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Cabang Ambon telah mengambil langkah proaktif untuk menjamin kelancaran mobilisasi warga. Sebagai urat nadi transportasi laut di wilayah Maluku, Pelni Ambon menyiapkan 12 armada kapal yang terdiri dari kapal penumpang dan kapal perintis.

Langkah ini diambil guna memastikan seluruh calon pemudik dapat terakomodasi dengan baik, sekaligus menjamin kenyamanan serta keamanan layanan selama periode puncak arus mudik dan balik Idulfitri 2026.

Kesiapan armada ini merupakan bagian dari komitmen Pelni untuk memberikan pelayanan prima di tengah meningkatnya antusiasme masyarakat untuk pulang kampung. Dengan pengerahan belasan kapal tersebut, Pelni berupaya meminimalisir potensi penumpukan penumpang di pelabuhan serta memastikan jadwal keberangkatan tetap terjaga secara konsisten.

Fokus utama perusahaan bukan hanya pada kuantitas armada, tetapi juga pada kualitas layanan yang akan diterima oleh para penumpang selama berada di atas kapal.

Optimalisasi Kapal Penumpang Dan Perintis Untuk Jangkau Seluruh Wilayah Maluku

Dari total 12 armada yang disiagakan, Pelni membagi penugasan kapal secara strategis untuk menjangkau berbagai rute, mulai dari rute jarak jauh antarprovinsi hingga rute antar-pulau di wilayah Maluku. Kapal-kapal besar dipersiapkan untuk melayani rute populer menuju pelabuhan-pelabuhan utama di Indonesia Barat dan Timur. Kehadiran kapal ini menjadi solusi utama bagi masyarakat yang membutuhkan transportasi massal dengan kapasitas besar namun tetap nyaman.

Sementara itu, armada kapal perintis dikerahkan untuk melayani wilayah-wilayah terpencil, tertinggal, terdepan, dan perbatasan (3TP). Keberadaan kapal perintis ini sangat krusial dalam memastikan konektivitas di wilayah Maluku tetap terjaga, sehingga masyarakat di pelosok kepulauan tetap bisa merasakan kebahagiaan mudik Lebaran. Dengan pembagian tugas armada yang merata, Pelni Ambon memastikan tidak ada wilayah yang terisolasi selama masa libur panjang Idulfitri.

Peningkatan Standar Keselamatan Dan Pemeliharaan Teknis Armada Sebelum Beroperasi

Aspek keselamatan menjadi prioritas absolut bagi Pelni Ambon dalam menghadapi arus mudik 2026. Sebelum diterjunkan ke lapangan, seluruh 12 armada kapal tersebut telah melalui serangkaian pemeriksaan teknis menyeluruh atau ramp check. Hal ini mencakup pengecekan mesin, sistem navigasi, hingga ketersediaan peralatan keselamatan seperti jaket pelampung (life jacket) dan sekoci yang harus sesuai dengan manifes jumlah penumpang.

Selain aspek teknis, Pelni juga memastikan kebersihan dan kelaikan fasilitas di dalam kapal, seperti area tidur, toilet, dan kantin. Manajemen menegaskan bahwa kenyamanan penumpang adalah kunci dari keberhasilan angkutan Lebaran. Oleh karena itu, seluruh kru kapal telah diberikan instruksi khusus untuk memberikan pelayanan yang humanis dan sigap dalam membantu penumpang, terutama bagi kategori lansia, ibu hamil, dan anak-anak yang melakukan perjalanan jauh.

Sistem Penjualan Tiket Digital Untuk Hindari Antrean Di Loket Pelabuhan

Untuk mendukung kemudahan bagi para calon penumpang, Pelni Ambon sangat menyarankan masyarakat untuk melakukan pemesanan tiket secara praktis melalui kanal digital resmi. Penggunaan aplikasi Pelni Mobile dan situs web perusahaan menjadi cara paling efisien untuk mendapatkan kepastian jadwal dan ketersediaan kursi tanpa harus mengantre di kantor cabang atau pelabuhan. Langkah ini juga efektif untuk menekan ruang gerak praktik calo yang sering kali merugikan masyarakat.

Integrasi sistem tiket elektronik (e-ticketing) ini memungkinkan penumpang untuk melakukan check-in secara mandiri di pelabuhan dengan lebih cepat. Pelni juga mengingatkan masyarakat untuk memesan tiket jauh-jauh hari mengingat kuota penumpang per kapal dibatasi sesuai dengan regulasi keselamatan yang berlaku. Dengan transparansi harga dan kemudahan akses digital, proses persiapan mudik masyarakat Ambon diharapkan menjadi lebih tenang dan terorganisir.

Koordinasi Intensif Dengan Otoritas Pelabuhan Demi Kelancaran Arus Mudik

Keberhasilan angkutan Lebaran 2026 tidak lepas dari sinergi antarinstansi. Pelni Ambon terus melakukan koordinasi intensif dengan PT Pelindo, KSOP, serta pihak kepolisian untuk mengatur alur penumpang di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon. Pengaturan ini sangat penting guna mencegah kepadatan di terminal penumpang saat kapal bersandar. Posko-posko pelayanan juga akan didirikan di area pelabuhan untuk memberikan informasi terkini dan bantuan medis darurat jika diperlukan.

Pihak Pelni Ambon optimis bahwa dengan persiapan 12 armada yang matang serta dukungan infrastruktur pelabuhan yang baik, arus mudik tahun ini akan berjalan sukses. Perusahaan juga mengimbau kepada seluruh calon pemudik untuk tetap mematuhi aturan protokol perjalanan yang berlaku dan datang lebih awal sebelum jam keberangkatan.

Dengan persiapan yang komprehensif ini, perjalanan laut menuju kampung halaman diharapkan menjadi pengalaman yang menyenangkan dan penuh kesan bagi seluruh masyarakat Maluku.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index