Perak

Harga Perak Antam Turun Rp2.900 Dibanderol Rp56.200 Per Gram

Harga Perak Antam Turun Rp2.900 Dibanderol Rp56.200 Per Gram
Harga Perak Antam Turun Rp2.900 Dibanderol Rp56.200 Per Gram

JAKARTA - Pergerakan harga logam mulia kembali mengalami dinamika pada awal Maret 2026. 

Jika emas kerap menjadi sorotan utama, kini giliran perak yang mencuri perhatian pelaku pasar. Harga perak murni produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam terpantau mengalami penurunan cukup tajam pada perdagangan Selasa, 3 Maret 2026.

Berdasarkan data resmi dari Logammulia.com, harga perak Antam turun Rp2.900 sehingga berada di level Rp56.200 per gram. Koreksi ini cukup kontras dibandingkan sehari sebelumnya, ketika harga perak sempat melonjak Rp1.050 ke posisi Rp59.100 per gram pada Senin, 2 Maret 2026.

Perubahan harga tersebut menunjukkan bahwa pasar perak tetap bergerak fluktuatif mengikuti sentimen global maupun domestik. Investor yang menjadikan perak sebagai alternatif instrumen lindung nilai pun kembali mencermati momentum transaksi.

Daftar Harga Perak Batangan Antam

Mengacu pada laman resmi Logammulia.com, berikut rincian harga perak batangan Antam per Selasa, 3 Maret 2026. Untuk pecahan 1 gram, harga dipatok Rp56.200 per gram. Nilai ini menjadi acuan dasar bagi pembelian dalam jumlah kecil.

Sementara itu, untuk ukuran 250 gram, harga tercatat Rp14.450.000. Jika ditambah Pajak Pertambahan Nilai atau PPN 11 persen, totalnya menjadi Rp16.039.500. Perhitungan pajak ini perlu diperhatikan pembeli sebelum melakukan transaksi.

Pada ukuran lebih besar yakni 500 gram, harga dasar berada di Rp28.100.000. Setelah dikenakan PPN 11 persen, total yang harus dibayarkan mencapai Rp31.191.000. Gramasi besar biasanya diminati investor dengan orientasi jangka menengah hingga panjang.

Penurunan Rp2.900 per gram tentu berdampak signifikan pada pembelian dalam jumlah besar. Selisih harga tersebut dapat memengaruhi keputusan akumulasi maupun realisasi keuntungan bagi pelaku pasar.

Harga Perak Heritage

Selain perak batangan reguler, Antam juga memasarkan produk perak heritage dengan ukuran khusus. Berdasarkan data logam mulia hari ini, harga perak heritage 31,1 gram dipatok Rp2.295.646. Setelah dikenakan PPN 11 persen, nilainya menjadi Rp2.548.167.

Untuk ukuran 186,6 gram, harga tercatat Rp12.652.216. Jika ditambahkan PPN 11 persen, totalnya mencapai Rp14.043.960. Produk heritage ini umumnya memiliki nilai tambah dari sisi desain maupun eksklusivitas.

Keberadaan varian heritage memberi alternatif bagi konsumen yang tidak hanya mempertimbangkan nilai logam, tetapi juga aspek koleksi. Meski demikian, faktor harga tetap menjadi pertimbangan utama dalam kondisi pasar yang bergerak cepat.

Pergerakan Perak Berjangka Global

Senada dengan dinamika di dalam negeri, harga perak berjangka juga menunjukkan pergerakan tersendiri. Berdasarkan data dari Investing.com pada pukul 09.20 WIB, harga perak berjangka untuk Mei 2026 dengan kode SIK6 terpantau naik ke level USD89,368 per troy ons.

Secara persentase, kenaikan berada di angka 0,58 persen atau setara 0,515 poin. Kenaikan di pasar berjangka ini memperlihatkan adanya sentimen positif di tingkat global, meskipun harga fisik dalam negeri justru mengalami koreksi.

Perbedaan arah pergerakan antara pasar spot domestik dan kontrak berjangka global dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Nilai tukar rupiah, biaya distribusi, hingga mekanisme penyesuaian harga internal perusahaan turut berperan dalam pembentukan harga akhir di tingkat ritel.

Kondisi Pasar Saham Domestik

Di sisi lain, data RTI menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada perdagangan hari ini dibuka di zona hijau. IHSG menguat 59,50 poin atau 0,74 persen ke posisi 8076,33 pada pukul 09.24 WIB.

Penguatan pasar saham ini menjadi indikator sentimen positif di pasar keuangan domestik. Pergerakan indeks saham kerap berkorelasi dengan minat investor terhadap instrumen berisiko, yang pada akhirnya juga dapat memengaruhi permintaan logam mulia seperti perak.

Ketika pasar saham menguat, sebagian investor cenderung mengalihkan dana ke aset berisiko lebih tinggi. Namun, sebagian lainnya tetap mempertahankan portofolio logam mulia sebagai penyeimbang risiko.

Dengan harga perak Antam yang kini berada di level Rp56.200 per gram setelah turun Rp2.900, pelaku pasar memiliki momentum baru untuk mengevaluasi strategi investasi. Fluktuasi harga menjadi bagian tak terpisahkan dari dinamika komoditas, termasuk perak, yang terus bergerak mengikuti arus ekonomi global dan domestik.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index