JAKARTA - Aktivitas masyarakat di Ibu Kota pada hari ini diperkirakan berlangsung dengan kondisi cuaca yang relatif basah.
Sejumlah wilayah di Jakarta diprediksi mengalami hujan dengan intensitas ringan sejak pagi hari. Kondisi ini menjadi perhatian bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan agar lebih mempersiapkan diri.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah DKI Jakarta berpotensi mengalami hujan ringan pada Rabu, 1 April 2026. Hujan diprediksi terjadi pada pagi hingga siang hari. Prakiraan ini menunjukkan adanya dinamika atmosfer yang cukup aktif sejak awal hari.
Sebagian Besar Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Ringan
Dikutip dari Antara, hampir seluruh wilayah Jakarta diprakirakan diguyur hujan ringan pada pagi hari. Kondisi ini mencakup wilayah Jakarta Pusat, Barat, Timur, Selatan, dan Utara. Hujan ringan tersebut diperkirakan tidak mengganggu aktivitas secara signifikan, namun tetap perlu diantisipasi.
Hanya wilayah Kepulauan Seribu yang diprakirakan berawan pada pagi hari. Suhu di wilayah ini berkisar antara 26 hingga 29 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan mencapai 74 hingga 86 persen. Sementara itu, kecepatan angin berada pada rentang 3 hingga 10,5 kilometer per jam.
Intensitas Hujan Berlanjut hingga Siang Hari
Memasuki siang hari, hujan ringan masih berlanjut di sebagian besar wilayah Jakarta. Bahkan, Jakarta Selatan atau Jaksel berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pembentukan awan hujan di wilayah tertentu.
Sementara itu, Kepulauan Seribu diprakirakan cerah berawan pada siang hari. Suhu di wilayah ini berkisar antara 27 hingga 29 derajat Celsius, dengan kelembapan 75 hingga 79 persen. Kondisi ini sedikit berbeda dibandingkan wilayah daratan Jakarta yang cenderung lebih lembap.
Kecepatan angin pada siang hari berkisar antara 2,5 hingga 13,1 kilometer per jam. Hal itu mencerminkan dinamika atmosfer yang masih mendukung pembentukan awan hujan di wilayah daratan Jakarta dan sekitarnya sepanjang periode tersebut.
Cuaca Berawan Mendominasi Sore hingga Malam Hari
Pada sore hari, kondisi cuaca di Jakarta umumnya berawan. Suhu udara berada pada kisaran 25 hingga 28 derajat Celsius. Tingkat kelembapan meningkat menjadi 78 hingga 89 persen, menunjukkan kondisi udara yang semakin lembap.
Kecepatan angin pada sore hari berada di rentang 3,5 hingga 11,6 kilometer per jam. Kondisi ini relatif stabil dan tidak menunjukkan adanya potensi gangguan cuaca yang signifikan. Cuaca berawan ini diperkirakan berlanjut hingga malam hari.
Memasuki malam, cuaca berawan diprakirakan masih bertahan di seluruh wilayah Jakarta. Suhu tetap berada pada kisaran 25 hingga 28 derajat Celsius. Kelembapan udara bahkan meningkat hingga 78 sampai 92 persen, menandakan kondisi atmosfer yang cukup jenuh.
Kondisi Atmosfer Stabil Tanpa Cuaca Ekstrem Signifikan
Kecepatan angin pada malam hari diperkirakan berada di kisaran 1,6 hingga 13,4 kilometer per jam. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi atmosfer relatif stabil. Tidak terdapat indikasi adanya cuaca ekstrem yang signifikan di wilayah Ibu Kota pada periode tersebut.
Stabilitas atmosfer ini menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi cuaca tetap terkendali. Meskipun terdapat hujan ringan pada pagi hingga siang hari, secara umum kondisi cuaca masih tergolong aman untuk berbagai aktivitas masyarakat.
Dini Hari Masih Didominasi Cuaca Berawan dan Lembap
Sementara itu, pada Kamis dini hari, 2 April 2026, Jakarta diprakirakan tetap berawan. Kondisi ini mencakup hampir seluruh wilayah, kecuali Kepulauan Seribu yang berpotensi mengalami hujan ringan. Pola ini menunjukkan keberlanjutan kondisi cuaca dari hari sebelumnya.
Suhu udara pada dini hari berkisar antara 24 hingga 26 derajat Celsius. Tingkat kelembapan meningkat hingga 85 sampai 96 persen, menandakan kondisi udara yang cukup lembap. Kecepatan angin berada pada rentang dua hingga 4,6 kilometer per jam.
Kondisi ini melengkapi pola cuaca yang cenderung berawan dan lembap di sebagian besar wilayah Jakarta dan sekitarnya. Dengan demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca meskipun tidak ada potensi cuaca ekstrem yang signifikan.