JAKARTA - Momen Lebaran atau Idul Fitri selalu identik dengan ajang silaturahmi dan perjamuan makan bersama keluarga besar.
Di Kota Malang, tren sajian hari raya kini mulai bergeser tidak hanya sebatas opor ayam atau rendang saja. Banyak keluarga yang mulai melirik hidangan khas Timur Tengah sebagai menu utama untuk menjamu tamu maupun kerabat.
Cita rasa rempah yang kaya, porsi yang besar untuk dinikmati bersama (komunal), serta tampilan yang mewah membuat kuliner ala Arab dan Mediterania menjadi primadona baru di tengah sejuknya suasana kota Malang saat Idul Fitri tiba.
Pesona Nasi Kebuli Dan Mandhi Sebagai Menu Utama Perjamuan Keluarga
Nasi Kebuli dan Nasi Mandhi menempati posisi teratas sebagai rekomendasi hidangan berat saat Lebaran di Malang. Perbedaan mendasar pada aroma rempah dan teknik memasak memberikan sensasi rasa yang unik pada setiap suapannya. Nasi Kebuli dengan karakteristik warna kecokelatan dan rasa gurih kaldu daging yang meresap sangat cocok bagi lidah masyarakat lokal yang menyukai bumbu tajam.
Sementara itu, Nasi Mandhi menawarkan aroma asap yang khas karena teknik memasaknya yang tradisional, memberikan kesan otentik seolah sedang berada di tanah Arab.
Penyajian menu ini biasanya dilengkapi dengan potongan daging kambing atau ayam yang sangat empuk, hasil dari proses masak yang panjang. Di Malang, beberapa restoran Timur Tengah menyediakan paket "nampan besar" yang bisa dinikmati oleh lima hingga sepuluh orang sekaligus.
Tradisi makan bersama dalam satu wadah besar ini sangat selaras dengan nilai kebersamaan yang diusung saat Idul Fitri, menciptakan suasana keakraban yang lebih kental di meja makan.
Kelembutan Daging Kambing Bakar Dengan Aroma Rempah Yang Menenangkan
Tidak lengkap rasanya jika menikmati nasi rempah tanpa kehadiran lauk utama berupa daging kambing bakar atau panggang. Kuliner Timur Tengah di Malang sangat dikenal dengan teknik pengolahan dagingnya yang mampu menghilangkan aroma prengus tanpa mengurangi sari pati dagingnya.
Daging kambing diproses dengan bumbu marinate yang terdiri dari kapulaga, cengkih, dan kayu manis, menghasilkan tekstur yang begitu lembut hingga mudah terlepas dari tulangnya.
Sajian ini biasanya didampingi dengan sambal goreng ati atau acar segar yang terdiri dari potongan timun, nanas, dan bawang merah untuk menyeimbangkan rasa lemak dari daging. Kehadiran menu kambing bakar ini seringkali menjadi "bintang utama" dalam acara open house Lebaran.
Selain lezat, kandungan rempah di dalamnya dipercaya dapat menghangatkan tubuh, sangat pas dengan cuaca Malang yang seringkali dingin di pagi dan malam hari.
Varian Sambosa Dan Roti Maryam Sebagai Kudapan Pembuka Yang Memikat
Sambil menunggu hidangan utama disiapkan, kudapan ringan seperti Sambosa dan Roti Maryam menjadi pilihan takjil atau camilan pembuka yang sangat digemari. Sambosa dengan kulit yang renyah dan isian daging cincang berbumbu kari memberikan ledakan rasa gurih di setiap gigitan.
Camilan ini sangat praktis disajikan saat tamu mulai berdatangan ke rumah. Bentuknya yang segitiga dan ukurannya yang pas membuat sambosa menjadi favorit baik bagi orang dewasa maupun anak-anak.
Di sisi lain, Roti Maryam atau roti konde juga tidak kalah populer. Roti pipih dengan tekstur berlapis ini sangat fleksibel untuk disajikan; bisa dengan topping manis seperti madu, cokelat, dan keju, atau dinikmati bersama kuah kari kambing yang kental bagi pecinta rasa asin.
Kehadiran kudapan-kudapan ini menambah variasi meja suguhan Lebaran di Malang, memberikan alternatif yang menarik selain kue-kue kering tradisional seperti nastar atau kastengel.
Tips Memilih Lokasi Dan Memesan Kuliner Timur Tengah Di Kota Malang
Mengingat tingginya permintaan kuliner khas Timur Tengah saat momen Lebaran, sangat disarankan bagi warga Malang untuk melakukan pemesanan beberapa hari sebelumnya. Banyak restoran legendaris di kawasan Embong Arab atau area komersial lainnya di Malang yang menerapkan sistem pre-order untuk paket Lebaran.
Memilih tempat yang sudah terpercaya kualitas rasanya akan memastikan jamuan Idul Fitri Anda berjalan sempurna tanpa mengecewakan para tamu.
Selain itu, pastikan untuk menanyakan detail paket yang ditawarkan, apakah sudah termasuk pelengkap seperti saus dan salad. Menikmati kuliner Timur Tengah di Malang bukan sekadar memuaskan rasa lapar, melainkan juga merayakan akulturasi budaya yang harmonis melalui meja makan.
Dengan pilihan menu yang tepat, momen Idul Fitri akan terasa lebih istimewa dan meninggalkan kesan mendalam bagi siapa saja yang mencicipinya.