JAKARTA - Momen lebaran tahun 2026 kembali mencatatkan antusiasme luar biasa dari masyarakat yang ingin merayakan hari kemenangan di kampung halaman.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) secara resmi melaporkan bahwa tiket kereta api untuk periode keberangkatan favorit mudik lebaran telah habis terjual di hampir seluruh rute utama.
Fenomena ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan nomor satu bagi para perantau karena faktor ketepatan waktu, kenyamanan, dan efisiensi biaya. Habisnya kuota tiket dalam waktu singkat ini mencerminkan tingginya ketergantungan mobilitas nasional pada moda transportasi rel yang kian modern.
Kategori Rute Favorit Dan Puncak Arus Mudik Yang Terisi Penuh
Berdasarkan data sistem pemesanan terpusat, tiket untuk keberangkatan pada H-5 hingga H-1 sebelum Lebaran telah mencapai okupansi 100 persen. Kota-kota tujuan di Jawa Tengah dan Jawa Timur masih mendominasi permintaan tertinggi. Jalur-jalur populer seperti Jakarta menuju Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, dan Malang menjadi rute pertama yang kursinya ludes terjual sesaat setelah masa pemesanan dibuka.
Tingginya kecepatan transaksi ini disebabkan oleh sistem pemesanan digital yang memungkinkan masyarakat mengakses tiket dari mana saja. Meskipun kapasitas angkut telah dioptimalkan, volume peminat yang mencapai jutaan orang dalam waktu bersamaan membuat persaingan mendapatkan tiket menjadi sangat ketat. KAI mencatat bahwa kelas eksekutif dan ekonomi komersial menjadi kategori yang paling cepat habis, disusul oleh kereta ekonomi subsidi.
Strategi Menghadapi Habisnya Tiket Reguler: Fitur Connecting Train
Bagi masyarakat yang belum beruntung mendapatkan tiket langsung, PT KAI menyarankan penggunaan fitur Connecting Train yang tersedia di aplikasi KAI Access. Fitur ini dirancang untuk memberikan solusi perjalanan alternatif dengan mengombinasikan jadwal kereta yang berbeda atau rute persinggahan. Misalnya, jika tiket Jakarta-Surabaya langsung habis, sistem akan mencari opsi Jakarta-Semarang lalu dilanjutkan dengan kereta lain menuju Surabaya.
Langkah ini menjadi penyelamat bagi pemudik yang memiliki waktu perjalanan fleksibel. Selain itu, KAI juga menghimbau masyarakat untuk secara berkala mengecek ketersediaan tiket di aplikasi, karena sering kali ada tiket yang muncul kembali akibat pembatalan oleh calon penumpang lain atau adanya penyesuaian teknis pada rangkaian kereta.
Harapan Masyarakat Pada Pengoperasian Rangkaian Kereta Api Tambahan
Menanggapi situasi tiket reguler yang telah habis, manajemen PT KAI tengah melakukan evaluasi mendalam untuk mengoperasikan armada kereta api tambahan. Penambahan ini biasanya dilakukan pada rute-rute dengan tingkat permintaan ekstrem. KAI berkomitmen untuk terus memantau dinamika di lapangan dan akan segera mengumumkan jadwal serta kuota kereta tambahan jika armada dan personel telah siap sepenuhnya.
Kepastian mengenai kereta tambahan ini menjadi angin segar yang dinanti oleh jutaan perantau yang saat ini masih berstatus dalam daftar tunggu. KAI menegaskan bahwa meskipun ada penambahan kapasitas, standar pelayanan dan keselamatan tidak akan dikurangi sedikit pun. Seluruh sarana akan dipastikan dalam kondisi prima guna menunjang kelancaran angkutan lebaran tahun 2026 ini.
Peringatan Terhadap Praktik Penipuan Dan Pembelian Melalui Jalur Resmi
Di tengah habisnya tiket, KAI mengeluarkan peringatan keras bagi masyarakat agar tidak tergiur oleh tawaran tiket dari pihak-pihak tidak resmi atau calo. Masyarakat diminta waspada terhadap modus penipuan yang menjanjikan tiket melalui jalur belakang dengan harga yang tidak masuk akal. Identitas penumpang harus sesuai dengan data yang tertera di kartu identitas (KTP), karena proses verifikasi di stasiun akan dilakukan secara sangat ketat menggunakan sistem pemindaian wajah (face recognition) atau barcode.
Membeli tiket di luar kanal resmi (KAI Access, web KAI, atau mitra resmi) sangat berisiko membuat penumpang gagal berangkat karena tiket tidak terdaftar di sistem. KAI mengajak masyarakat untuk tetap sabar dan hanya mengandalkan informasi dari kanal komunikasi resmi perusahaan guna mendapatkan pembaruan terkini mengenai ketersediaan tiket mudik 2026.